Catatan Kaki 1 : Untuk pertama kalinya (kembali lagi)


#CatatanKaki1

JUDUL              = Catatan Kaki 1 : Untuk pertama kalinya (kembali lagi)
LOKASI            = Gunung Tampomas, Sumedang, Jawa Barat




OPENING

a. Narasi Intro

            “Sudah sekian lama diri ini tertidur di titik yang tidak sepantasnya.. maka dari itu untuk pertama kalinya, saya kembali dan memulainya lagi…”

b. Salam Pembuka

            Assalamualaikum..wr..wb, Selamat pagi, siang, sore, dan malam, dimanapun rekan-rekan semuanya berada. Setahun yang lalu tepatnya pada waktu itu saya mengalami masa-masa dimana lumayan menyita waktu saya karena saya harus mengurus beberapa persoalan terutama  persoalan pendidikan karena itu merupakan hal yang sangat penting dan pada masa-masa tersebut saya tidak memiliki waktu yang cukup luang tepatnya di tahun 2018 kemarin, senhingga membuat saya tidak bisa  pergi untuk menjelajah tidak bias pergi untuk explore, berkelanan, bahkan untuk menjamahi gunung-gunung yang ada di Indonesia ini.

            Oiya, sampai lupa memperkenalkan diri, nama saya adalah Naufal Nur A’lam, saya adalah seorang mahasiswa semester 3 di kampus Institut Agama Islam Az-Zaytun Indonesia yang berada di kawasan Pondok Pesantren Mahad Al-Zaytun Yayasan Pesantren Indonesia yaitu di wilayah Kab. Indramayu tepatnya di Kec. Gantar. Saya asli dan tinggal di Bekasi tapi ketika sedang kuliah saya fokus di Indramayu disana ya saya nge-kost memang.

            Oh iya, beberapa waktu lalu tepatnya di bulan april kemarin, rekan-rekan anggota Mazpala (Mahasiswa Az-Zaytun Pencinta Alam Indonesia) mengadakan sebuah event kegiatan yaitu kegiatan pendakian akbar yang dimana kegiatan pendakian itu ingin menyelesaikan beberapa misi yaitu ada misi pembacaan kode etik pencinta alam, pembacaan janji setia Mazpala, dan sapu-sapu bersih. Nah, itu kegiatan tersebut diadakan di Gunung Tampomas tepatnya didaerah kab. Sumedang yang Gunung Tampomas ini adalah gunung yang paling dekat dengan kampus kami, yaitu di kalau dari Indramayu ke Sumedang itu lumayan cepat ya kurang lebih sekitar kalua misalnya naik motor 2 sampai, tapi kalau misalnya naik mobil karena kita harus lewat-lewat daerah-daerah perhutanan dan segala macem itu bisampai 2 setengna sampai 3 jam.

            Dan itu semua kegiatan tersebut mengingatkan saya pada sesuatu hal, dan semua itu akan saya jelaskan dan akan saya ceritakan disini, di Catatan Kaki Naufal yang pertama dan check it out…


~~ FOOTAGE JUDUL ~~


ISI VIDEO

a. OTW Berangkat
            Setelah melakukan beberapa persiapan tepatnya 3 bulan sebelum kegiatan, pada pagi-pagi buta ketika sang surya masih tertidur lelap kami sudah beranjak dari Kab. Indramayu dari Kec. Gantar menuju Kab. Sumedang ke Desa Narimbang untuk mencapai basecamp Gunung Tampomas, kami pergii menggungkan truk yang sebelumnya sudah disewa dan tentunya juga sudah menjadi langganan kami pada kegiatan-kegiatan sebelumnya dan si babeh yang akan menjadi sopir sekaligus rekan perjalanan yang akan mengantar kami semua untuk sampai di lokasi Gunung Tampomas.

            Kami menuju gunung Tampomas via Narumbang, karena via ini adalah basecamp yang paling resmi dan yang paling legal, secara letak administrasi Gunung Tmpomas memang paling dekat dengan kampus kami karena Gunung Tampomas merupakan sebuah Gunung yang menjadi primadona dari kota Sumedang dan tentunya menjadi lirikan dari kota-kota tetangga, seperti dari kota Indramayu, kota Majalengka, Subang dan Bandung. Gunung Tampomas berada di 3 kecamatan dari Kab. Sumedang yaitu Kec. Conggeang, Kec. Cimalaka, dan Kec. Buahdua.

            Sesampainya kami di Desa Narimbang, kami langsung berjalan beberapa meter untuk menuju basecamp pos Narimbang disana kami diarahkan untuk mengisi formulir biodata, sebelumnya tampomas tidak pernah seribet ini. Karena beberapa waktu lalu Tampomas mengalami insiden yang tidak disangka-sangka sehingga membuat peraturan disini semakin ditingkatkan, kalau saya sih sebenarnya sangat setuju karena bagaimanapun juga ketika kita menjamahi sebuah tempat apalagi gunung untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pihak pengelola tempat konservasi juga harus mendata dan mengetahui siapa siapa saja yang mengunjungi tempat tersebut agar jika ada apa-apa bisa cepat di tangani, tapi semoga saja tidak terjadi apa-apa…Aamiin…
             
b. Menuju Pos 2

            Kita mulai trekking setelah mengurus simaksi dan harga simaksi di Gunung Tampomas ini masih sangat relatif murah, karena gunung ini juga masih jarak dilirik oleh pendaki seperti gunung-gunung terkenal di beberapa daerah. Basecamp dan pos 1 di Gunung Tampomas ini merupakan satu wilayah, jadi ketika kita memulai pendakian yang kita tuju yaitu langsung ke pos 2.

            Tampomas memiliki hutan hujantropis yang masih perawan, apalagi kita mendaki setelah satu bulan gunung ini ditutup, jadi hutannya disini kembali sangat lebat, dan beberapa kali membuat kita harus menerka-nerka jalur akibat tertutupnya oleh tanaman-tanaman liar. Langkah demi langkah kami tapaki, baru beberapa langkah ada beberapa rekan personil anggota kami yang merasa kelelahan karena beberapa nggota kami adalah pemula, jadi kita harus mengimbangi intonasi langkah yang kita tapaki. Saya sudah menerka-nerka bahwa siang ini tidak akan turun hujan dan hujan akan turun sore hari nanti, alhasil ternyata dugaan saya salah, sampai-sampai ada anggota yang menyindir dugaan saya “Gimana broo, katanya hujannya nanti sore, ini baru beberapa langkah sudah turun hujannya ?.” tersenyum malu saya mendengarnya. Hujan turun mengguyur kami semua, membuat kami harus mandi mendadak, untung saja kita semua telah mempersiapkan perlengkapan dengan sematang-matangnya, jadi kita langsung mengeluarkan jas hujan dengan sigap.

c. Di Pos 2

            Sesampainya di pos 2 pasir seleh, kami bertemu dengan abah si penjaga warung di pos tersebut, bari beristirahat sejenak, sholat dzuhur, diskusi ringan, bercanda ringan dengan si abah dan ternyata si abah ini orangnya sangatlah ramah dan asyik. Karena terlalu akrab kita bercanda dan berdiskusi dengannya kami semua sampai-sampai menganggap abah sebagai kakek dan orangtua sendiri, lepas dari itu kami melanjutkan perjalanan karena melihat waktu yang sudah semakin sore.

d. Menuju Pos 4

            Berdiri lagi bangun lagi, berdiri lagi bangun lagi dan jalan lagi. Sejauh ini kami sudah lelah padahal sebenarnya kami belum apa-apa, kami melanjutkan trekking melewati pos watu kukus pos 3 yang jaraknya tidak terlalu jauh dari pos sebelumnya hingga 30 menit tepatnya pada jam 4 kami tiba di pos 4, bergegas pasang tenda, menyiapkan logistic, jemur-jemur pakaian, minum susu,  kopi, menyiapkan teh dan mempersiapkan fisik dan melakukan summit esok hari

e.. Summit Attack

            Rencana summit jam 3 pagi, alhasil karena kondisi fisik kita yang terlalu lelah karena beberapa dari kami khususnya kaum adam harus menjadi porternya kaum hawa kami pulas sekali dalam menutup mata, memangya benar kata orang tidur di gunung itu lebih nikmat daripada tidur di kota, tapi yasudahlah ketika jam 7 pagi kita melanjutkan pendakian menuju puncak Gunung Tampomas kali ini tanpa carrier hanya bekal tas kecil air, logistic secukupnya dan yang tak kalah penting kamera unutk mengabadikan moment tersebut.

            Beberapa menit tak terasa kita sudah hampir sampai diatas puncak Gunung Tampomas, saya ada diposisi terdepan meminta izin kepada rekan-rekan anggota untuk membawa dan mengantar meraka semua ke titik puncak Gunung Tampomas.

~~ CHINEMATIC PUNCAK ~~

f. Puncak

            Diatas puncak gunung Tampomas, saya dan rekan-rekan anggota Mazpala melakukan beberapa misi kegiatan, seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 Stanza, membacakan kode etik pencinta alam, janji setia Mazpala, sapu-sapu bersih Gunung Tampomas, dll.

            Selain itu kami menyempatkan waktu untuk berziarah ke sebuah petilasan dekat dari puncak Gunung Tampomas yang bernama Pasarean.

g. Makna Video

            Setiap kali diri merasakan sebuah kegundahan, keraguan, dan benar-benar berada di titik yang memang tidak sepantasnya, tidak sewajarnya, diri ini selalu berbicara dengan kaca, kemana jiwamu yang dulu, akankah kamu akan seperti ini terusm kamu tidak akan bisa berubah jika kamu hanya terlelap dalam posisi seperti itu, rasanya seperti ditampar diri sendiri.

            Seperti ada sosok malaikat yang berbisik dengan lantang, “Ayo bergerak, pergilah, berjalanlah, berlarilah, berpetualanglah, setelah itu kembalilah.” Sebuah goresan kecil dari jiwa yang sama. Ternyata saya benar-benar memang sedang ditampar diri sendiri, rasa gundah, ragu, hampir-hampir membuat saya lupa akan prinsip, jati diri seolah-olah tak tergenggam lagi,  bingung harus apa dan bagaimana.

            Karena semua alasan itulah jiwa ini kembali berkelana, bukan mecari jawaban, melainkan menciptakan rasa damai.


CLOSING

            Oke, cukup sekian perjalanan saya pada kesempatan kali ini, terimakasih banyak telah menonton video saya, dan jika kalian suka dengan video ini silahkan di klik dan angkat jempolnya, dan jika kalian merasa video ini sangat bermanfaat silahkan di share dibagikan kepada rekan-rekan lainnya.

            Oke, sekali lagi terimakasih, nantikan saya di video-video selanjutnya, saya pamit undur diri. Wassalamu’alaikum..wr..wb.

            Salam pengetahuan, salam petualangan, dan saya Naufal Nur A’lam.


~~ END ~~


DESCRIPTION BOX CATATAN KAKI 1

https://youtu.be/nf8CGtBPWoA
Catatan Kaki 1 : Untuk pertama kalinya (kembali lagi) - Gunung Tampomas, Jawa Barat
#CatatanKaki #GunungTampomas
=====================================================================================
Assalamu'alaikum. Wr. Wb
Dengan nama Allah SWT, Bismillahirrahmanirrahim. Dengan ini launching perdana content video pertama saya, dengan playlist "Catatan Kaki" dengan Judul : Untuk pertama kalinya (kembali lagi). Sebuah perjalanan explore & hiking ke Gunung Tampomas via Narimbang, Sumedang, Jawa Barat, Indonesia.
Music Backsound :
- Fredji - Endless Nights : https://www.youtube.com/watch?v=KePN7-dF_lw
- Nekzlo - Last Seconds Of Summer : https://www.youtube.com/watch?v=1VkDudqAjVU
- NOWË - Dream On : https://www.youtube.com/watch?v=CeSX4Tn4H_I
- x50 - Afterlife : https://www.youtube.com/watch?v=3TXCrweaTJg
Thanks for your footage :
- Syifaus Sabilah : https://www.instagram.com/syifaussyifaus/
- Hanifah Alma Daniah : https://www.instagram.com/hanifahalmaa_/
- Wahyu Assidiq : https://www.instagram.com/wahyu_assidiq/
“Ayo budayakan menonton video sampai detik terakhir  jangan di skip2, selalu ada yang pelajaran di setiap detiknya J…”
=====================================================================================
Dan mari berkenalan sekaligus bersilaturahmi lebih lanjut bersama saya dengan mengunjungi saya di :
Send message to my mail : naufal121m@gmail.com
#SalamPengetahuan
#SalamPetualangan
#NaufalNurA'lam

Komentar